Tampilkan postingan dengan label Pendamping Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendamping Desa. Tampilkan semua postingan

15/10/2025

Rapat Koordinasi Pendamping Desa



Ogan Komering Ilir, 13 Oktober 2025 – Dalam rangka menyelaraskan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, Tenaga Ahli Madya Kabupaten dan Forum Pendamping Desa Kabupaten Ogan Komering Ilir hari ini menggelar Rapat Koordinasi  Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-kabupaten Ogan Komering Ilir.

Rakor yang bertempat di Aula SMK Negeri 2 Kayuagung, ini mengusung tema “Evaluasi Kinerja Pendamping Desa Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera 2025”. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Desa, serta seluruh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.

Dalam sambutannya, Bapak Rapiudi menekankan pentingnya peran pendamping desa sebagai ujung tombak keberhasilan program-program pemerintah di tingkat desa. "Pendamping Desa memiliki peran krusial, tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai motivator dan evaluator. Koordinasi hari ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja Pendamping Desa Tahun 2025 dan menyusun strategi percepatan pembangunan di sisa tahun berjalan," ujarnya.

Beberapa isu utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain:

  1. Evaluasi penyerapan dan realisasi Dana Desa (DD), termasuk percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa.

  2. Peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendorong perekonomian lokal.

  3. Sinkronisasi program berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, terutama dalam upaya penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

  4. Percepatan perencanaan pembangunan desa untuk tahun anggaran berikutnya, termasuk penyusunan RKPDes dan APBDes.

Para Pendamping Desa juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan, yang kemudian didiskusikan untuk mencari solusi bersama. Diskusi berjalan dinamis, menghasilkan beberapa kesepakatan penting, salah satunya adalah Penting Kegiatan di Desa dikemas dalam sebuah Narasi yang dipublikasikan.

Rakor ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pendamping, dan pemerintah desa. Diharapkan, hasil koordinasi ini dapat mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program di desa, sehingga tujuan mewujudkan Desa Mandiri, Maju, dan Sejahtera dapat tercapai secara optimal.